Skip to main content

Posts

Showing posts from August, 2016

Mengenal sosok ibu nyai Hajjah rohati ibunda KH Abdul Hafidz ketua umum PD Rifa'iyah Pekalongan

innalilahi wa inna ilahai Raji'un Dalam sambutan KH Faizin Abu Khumairi atas nama mewakili keluarga almarhumah mengucapkan terimakasih kepada seluruh handai taulan yang sudah berkenan hadir dalam acara pemakaman ibu nyai Hajjah rohati ini. Dan Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat yg telah membantu dari segala aspek atas kelancaran prosesi pemakaman. Atas nama Shohibul musibah minta maaf dan doa restu semoga almarhumah termasuk min ahlil Jannah serta dari pihak Keluarga bisa mengamalkan amal keshobaran atas peristiwa yang tertimpa pada saat ini. Semoga semua amal diterima di sisi Allah dan Semua dosanya diampuni oleh Allah SWT Ibu nyai Hajjah rohati merupakan sosok yang Ta'at dan tekun ibadah, hal ini terbukti anak turunanya menjadi org yg Sholeh ada yang menjadi kyai dan Bu nyai. Semoga min ahlil Khoir dan diterima oleh Allah SWT.

Gentong keramat

Sebuah Gentong Bersejarah Peninggalan Hadhrotus Syaikh KH. Rois Yahya Dahlan al-Marhum.. Dulu, setiap kami -santri putri- melang2 hati belum betah maka kami tabarrukan air di sini. Bahkan, pernah ada seorang tholibat (santriwati) yang merasa masih sulit menyesuaikan diri karena ingin bebas seperti saat di rumah, tanpa  ditanya lebih dahulu tiba-tiba Syaikh berkata: kalau ada santri yang masih ingin bebas dan sulit dikendalikan hawa nafsunya maka minumlah air gentong semoga Allah memberikan karunia kepadanya. Ajaib, terkabul seketika. Setelah si santri itu meminumnya, dia terasa tenaang hati dan pikirannya. Hingga tak terasa 8 tahun sudah dia mondok di PPMU. Khususon KH. Rois Yahya Dahlan al-Faatihah,

Puisi kiai desa

KYAI DESA Karya : Kang Ijonk 1. Tanpa sadar ? Aku berada di zaman yang penuh dengan gemerlapan Tanpa sadar ... !!! Aku berada dalam masa dimana aku akan besar dengan teknologi serba modern. Teknologi serba mudah, serba ada... Apa ini miniatur surga? Otakpun berputar seakan berbagai keinginan dunia ingin kuraih dan kugenggam dalam tanganku. Seakan semuanya mudah... Apa ini miniatur surga? Aku mau jadi apa? Presiden, maling, atau jadi pak ustadz, jadi kyai biar masuk surga Enak saja mau masuk surga.. Surgane mbahmu.... !!!! 2. Hari ini ... Saya berdiri di atas bumi,, dimana kita sedang menikmati karya sang pejuang ... Sang pejuang bangsa, sang pejuang islam di tanah jawa. Iya tanah jawa... Dia...!!! Dia sang lentera kegelapan, memerangi kemunafikan, memerangi semua hal yang dibencinya . Dengan PENA TAJAM , dengan keberaniannya dia mengusir penjajah, melawan tindakan dan menolak semua ajakan belanda yang menuju pada kekufuran, pada kesyirikan.... Hingga suatu saat, dia ...

Kita bukan Rifa'iyah?

oleh : Ahmad Saifullah Ahsa Memperingati Khaul KH. Ahmad Rifa’i yang ke 147 Kita telah memperingati beberapa kali haul KH. Ahmad Rifa’i yang diselenggarakan di beberapa tempat di Pekalongan. Salah satu fungsi peringatan haul adalah mengingat kembali suri tauladan beliau. Tidak hanya diingat, tetapi bisa menjadi pijakan kerangka berfikir untuk pedoman kita melangkah; bisa juga menjadi kaca bercermin bagi generasi sekarang yang serba kecukupan tetapi perjungannya kehilangan arah dan peluh tak bertenaga. Kata Rifaiyah membawa makna bahwa kita semua, murid-muridnya adalah pengikut setia KH. Ahmad Rifai yang otomatis adalah peneladan beliau. Tetapi pada kenyataannya kita bukan peneladan. Sedikit gambaran keteladanan beliau kita gambarkan dalam tulisan ini. Itu semua ternyata belum satupun yang melekat dalam diri kita. Maka perlu dipertanyakan, apakah kita benar-benar Rifaiyah, atau sekedar berkedok Rifaiyah. Bagi sebagian warga Rifa’iyah, KH. Ahmad Rifa’i sebagai guru pencerah di t...

Kepribadian Warga Rifa'iyah Part 3.

13. Menurut kepribadian warga RIFA'IYAH dalam membacakan talqin, menggunakan kitab minwaril himmah karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i. 14. Setelah itu mengadakan selamatan satu hari sampai 7 hari, 40 hari, 100 hari, 350 hari, haul, 1000 hari dengan membaca kitab tarajumah sekoras atau setengah koras, yasinan, tahlil, pahalanya diniatkan untuk mayit. Hal ini berdasarkan fatwa syekh ahmad rifa'i yg tertera dalam kitab abyanal hawaij jilid 4.korasan 55. 15. Mengadakan ziarah qubur. ( lihat kitab adabuz ziarah karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i) 16. Apabila mempunyai hajat, memohon langsung pada Allah atau bertawassul pada nabi dan rasul, sahabat, tabi'in, waliyullah, orang sholeh. 17. Melakukan istighosah 18. Mengharapkan barakah 19. Mengadakan isra mi'raj dan membacakan kitab arjo karangan hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i. 20. Mengadakan maulid nabi dg membacakan kitab2 maulid 21. Silaturrohim dan Halal Bi halal 22 . memberikan sebagian h...

Kepribadian Warga Rifa'iyah Part 2.

5. Setelah selesai sholat, peringatan hari besar islam, tahlilan, manaqiban, selesai talqin mayit, dsb senantiasa membaca syahadat sak maknane sampai i'lam weruho siro (tertera dalam kitab takhyiroh mukhtashor) 6. Didalam Majlis ta'lim, mereka menggunakan kitab tarajumah (karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i) sebagai rujukan utama, jika didalam suatu hal tidak ditemukan, maka rujukan nya kitab2 lain yg berhaluan ahlussunnah Wal jamaah. 7.setelah adzan, warga RIFA'IYAH membaca pujian pujian sambil menunggu datangnya imam sholat. Pujian tersebut diambil dari syi'iran syi'iran karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i. 8. Setelah selesai solat maghrib, isya', subuh diadakan pengajian anak-anak atau orang dewasa. Adakalanya bandungan, sorogan, sorahan, atau hafalan syarat rukun. 9. Bagi anak2 diharuskan hafal mulai tanbihun pertama sampai kedua, bagi orang dewasa, hafal dan faham sampai tanbihun ketiga. (teksnya lihat di kitab ri'ayah himmah awal)...

Kepribadian Warga Rifa'iyah Part 1.

Kepribadian warga RIFA'IYAH Identitas atau kepribadian warga santri Rifa'iyah adalah kepribadian islami, bersumber pada Al qur'an hadis ijma' qiyas, atau kepribadian yang dianut oleh para pengikut ahlussunnah Wal jamaah, diantaranya : 1. Membiasakan menutup aurat bagi kaum laki-laki dan perempuan sejak masih kanak kanak sampai dewasa dst dengan kebiasaan : Bagi laki-laki diharuskan berpakaian yg menutup aurat minimal mulai dari pusat perut sampai kedua lututnya. Dan para anak perempuan diharuskan berpakaian yg menutup seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan dengan membiasakan memakai kain panjang dan kerudung. Perintah untuk membiasakan hal semacam itu dimaksudkan adalah mendidik kepada anak agar dikemudian hari menjadi orang yang ta'at dalam agama (menutup aurat) buka surat an nur ayat 31. Selain itu bertujuan melestarikan kebudayaan Jawa yang diwariskan oleh nenek moyangnya yg mukmin muslim itu. 2. Setiap menyelenggarakan pengajian, pe...

Pengajian ponan Wonosobo

.بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله Jam'iyyah RIFA'IYAH Wonosobo. 16 Agustus 2016 Pengajian Selasa Pon berjalan lancar dan sukses atas Ridha Allah dan berkat doa dari seluruh umat Islam diseluruh dunia, sehingga  syiar Islam tetap berkibar di seluruh dunia Diawali dengan bacaan Tahlil, kemudian sambutan dari shohibul bait  oleh Ayahanda Kiai Aman Makmur Syuhada, kemudian Pimpinan Daerah RIFA'IYAH kabupaten Wonosobo oleh KH. Jasroni Ahmad, dan Bapak Camat Kertek Bapak Bandrio. Kemudian dilanjutkan dengan melanjutkan lagu Indonesia Raya, serta Himne RIFA'IYAH Setelah Kalam Ilahi dan bacaan kitab Khusnul Mitholab oleh KH Asnal Matholib acara dilanjutkan dengan inti pengajian oleh Kyai Abdul Mutholib " Sebenarnya negeri ini adalah surga dunia, dimana negeri ini memiliki kekayaan alam yang sangat banyak, namun kita semua terlena, hingga kita kurang bersyukur. Kita masih sibuk berdoa agar dimudahkan rezeki,padahal didepan kita banyak mineral bumi yang sangat me...

Cadar itu ideologi atau budaya?

Cadar Sebagai Ideologi Agama atau Budaya Burkuk, dalam bahasa Arab berarti penutup kepala perempuan yang hanya memperlihatkan kedua mata dari balik kain (lihat Ibnu Al-Mandzur). Kemudian dalam istilah bahasa Indonesia dikenal dengan “Cadar”. Di Indonesia sendiri, pakaian khas timur tengah ini masih terlihat asing terutama di perkotaan. Sesekali mungkin akan terekspos media saat HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) atau kader PKS (Partai Keadilan Sejahtera) melakukan aksi demo anti Israel. Ada juga beberapa pesantren di Indonesia yang mulai menerapkan wajib cadar bagi santriwati saat keluar pesantren. Meski begitu belum ada dari mereka yang secara terang-terangan dan terbuka mengklaim sebagai ideologi Islam yang wajib dijalankan oleh setiap muslimah. Barangkali hal ini dirasa tak etis karena menyalahi ijma jumhur ulama dari madzhab empat dengan madzhab hambali sebagai pengecualian, apalagi akhir-akhir ini kerap dihubungkan dengan jaringan teroris. Kalaupun ada yang berani memvo...

Kerja nyata tetap mengaji

سَيَأْتِى زَمَانٌ عَلَى أمَّتِى يَفِرُّوْنَ مِنَ الْعُلَمَآءِ وَالْفُقَهَآءِ فَيَبْتَلِيْهِمُ اللهُ بِثَلَاثِ بَلِيَّاتٍ : اُوْلاَهَا يَرْفَعُ اللهُ الْبَرَكَةَ مِنْ كَسْبِهِمْ وَالثَّانِيَةُ يُسَلِّطُ اللهُ تعَالَى عَلَيْهِمْ سُلْطَانًا ظَالِمًا وَالثَّالِثَةُ يَخْرُجُوْنَ مِنَ الدُّنْيَا بِغَيْرِايْمَانٍ.  Sabda Nabi Muhammad SAW. Sebagai berikut : `` Akan datang suatu masa kepada umatku, dimana mereka meninggalkan para ulama dan fuqaha, maka Allah akan menurunkan tiga macam adzabNya kepada mereka. Pertama, dicabutnya berkah dari usahanya, Kedua, dijadikanNya penguasa yang dzalim kepada mereka dan yang Ketiga, mereka mati tanpa membawa iman. `` Nashoihul Ibad

Dirgahayu Indonesia ku

Teruntuk masyarakat Indonesia. Apa kau tak lelah melihat kemunduran dan ketertinggalan lingkunganmu? Daerahmu? Apa kau betah dg keberanjakan generasi yg tak tentu arah? Harusnya kau sudah cukup peka dg pengalaman yg pernah dirasa, hal yg sama. Lalu masihkah kau akan diam saja meskipun kau tahu bahwa kaupun bisa bertindak? Cukup melakukan perbuatan kecil saja, tapi dampaknya akan menjadi kejayaan yg besar..  apa kau tidak menginginkan kemajuan dengan tanganmu sendiri? Genggamlah keberanian dan berbuatlah. Tan hasil angen-angen beloko di enggoni # balik ikhlase ati di temeni.

Dunia hanya sementara

Dunyo bakal lungo Hoalah. Sii keron Sii keron.. Koe iku kok seneng banget karo ndunyo. Kene tak tuturi. Sing jenenge hubbudunya kui ndadekake atimu peteng. Hubbudunya kui artine asih ing ndunyo. Coro istilahe : asih ing ndunyo dinyono mulyo Ora weruh ing akherat dadi siyo (syekh ahmad rifa'i : ri'ayah akhir bab sifat cinelo) Ono ulama sing dawuh : الدنيا كل ما لا ينفع في الآخرة utawi aran ndunyo saben sawijine, kang tan manfaat ning akherat tinamune. Ikulah aran ndunyo haram anane, atawa halal dadi fitnah akehe anane. Wong asih ndunyo dadi sabab akeh salah, kerono dadi sabab akeh laline ing Allah. Sii keron mpun faham to?... Nek sampeyan kudunyan bakale lali ing Allah. Ono hadis kokie : حب الدنيا رأس كل خطيئة Utawi Wong asih ing dunyo Lobo atine, iku dadi kepalane saben salah anane. Jeh kurang dalil ku pok pak keron?.. Jal di buka qur'an e.. وويل للكافرين من عذاب شديد. الذين يستحبون الحيات الدنيا على الآخرة. Ngaji ngaji Ron. Ojo dolanan pokemon bae.

Sa'at nya batik rifa'iyah ambil peran

BATANG  – Sudah saatnya Batik Rifaiyah atau yang dikenal dengan Batik Tiga Negeri Batang ambil peran dalam memajukan sektor ekonomi Batang. Terlebih, dengan dibangunnya PLTU di Batang, tentunya akan menarik minat investor untuk berbisnis di Batang. Sehingga pangsa pasar penjualan Batik Rifaiyah pun terbuka lebar. Hal inilah yang disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Batang, H Soetadi SH MM saat membuka kegiatan Sosialisasi Pembentukan Ekosistem Desa Kreatif Batik Tiga Negeri Batang, Sabtu (13/8) di Gedung Pramuka Kwarcab Batang yang digelar oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI. “Sudah saatnya Batik Rifaiyah ini ambil peran dalam memajukan ekonomi Batang. Terlebih dengan adanya PLTU di Batang ini akan menarik investor untuk berbisnis di Batang. Oleh karenanya, diharapkan Pembatik Rifaiyah ini memanfaatkan momentum ini, dan meningkatkan hasil produksi. Ya bagaimana caranya supaya nanti yang produksinya satu kain tiga bulan agar lebih cepat lagi, dengan kualitas yang sama.” Seme...

Kojahan Batik

Pada helat peringatan hari jadi ke 10 tahun Museum Batik yang digelar pada hari Jumat, 29 Juli 2016, Omah Sinau SOGAN didaulat untuk menggelar agenda diskusi budaya yang bertema tentang batik. Dalam helat itu, dua orang narasumber dihadirkan. Pertama, Arief Dirhamzah, seorang jurnalis sekaligus pemerhati sejarah kota Pekalongan. Kedua, Dudung Alisyahbana, seorang seniman batik yang telah banyak menciptakan karya-karya batik yang monumental. Dirham, sapaan akrab Arief Dirhamzah, dalam kesempatan itu memaparkan seluk-beluk sejarah batik. Menurutnya, sejarah batik pada dasarnya merupakan sejarah yang sangat panjang. Ada kemungkinan, batik telah berkembang sejak sebelum era kerajaan Majapahit. Bahkan, bisa jadi asal mula batik dimulai dari era wangsa Syailendra yang memimpin kerajaan Mataram Hindu. Kemudian, mengalami perkembangannya di era Kerajaan Sriwijaya. Menurut Dirham, wilayah Pekalongan di masa lampau merupakan wilayah kekuasaan Sriwijaya. Hal ini dibuktikan dengan penemuan ...

Ulama' pecinta tanah air

Cinta Tanah Air ~ Seputar santri pondok pesantren. Dulu di tanah Jawa ini, yang paling ditakuti (penjajah) Belanda adalah santri dan tarekat (thariqah). Ada seorang santri yang juga penganut thariqah, namanya Abdul Hamid. Ia lahir di Dusun Tegalrejo, Kecamatan Tegalrejo, Yogyakarta. Mondok pertama kali di Tegalsari, Jetis, Ponorogo kepada KH. Hasan Besari. Abdul Hamid ngaji kitab kuning kepada Kyai Taftazani Kertosuro. Ngaji Tafsir Jalalain kepada KH. Baidlowi Bagelen yang dikebumikan di Glodegan, Bantul, Jogjakarta. Terakhir Abdul Hamid ngaji ilmu hikmah kepada KH. Nur Muhammad Ngadiwongso, Salaman, Magelang. Di daerah eks-Karesidenan Kedu (Temanggung, Magelang, Wonosobo, Purworejo, Kebumen), nama KH. Nur Muhammad yang masyhur ada dua, yang satu KH. Nur Muhammad Ngadiwongso, Salaman, Magelang dan satunya lagi KH. Nur Muhammad Alang-alang Ombo, Pituruh, yang banyak menurunkan kyai di Purworejo. Abdul Hamid sangat berani dalam berperang melawan penjajah Belanda selama 5 tahu...

janji satria silat garutan Rifa'iyah

bismillahirrahmanirrahim... Janji Satria silat garutan : 1 sanggup patuh pd guru, 2 sanggup berlaku baik, 3 sanggup berendah hati, 4, sanggup menahan diri, 5 rela berkorban demi kebenaran

Mahasiswa Rifa'iyah dari Rifa'iyah untuk Rifa'iyah

Salam Satu Jiwa para Pemimpin Bangsa ...  Berbagai peristiwa akhir-akhir ini membuat bangsa kita sepertinya kian kehilangan pegangan untuk keluar dari persoalan. Korupsi yang menggurita, lemahnya penegakan hukum, kemiskinan, serta persoalan infrastruktur, dan fasilitas pelayanan public yang buruk terus memicu amarah kita. Pemerintah bagai "televisi rusak". penonoton amat kecewa. Indonesiaku Salah Urus..     Kita melihat hari ini hukum tegak kokoh dihadapan rakyat kecil, tetapi hukum loyo lunglai di depan orang-orang kuat. Hukum menjadi tak berguna lagi di depan orang-orang berkuasa. Dapatlah disimpulkan bahwa Republik Indonesia yang sering dilabeli sebagai Negara Hukum terus terjepit oleh para pencipta hukumnya sendiri. Melihat kondisi ini membuat kita merasa pesimis akan seperti apa bangsa kita kedepannya ? Hingga akhirnya bermuara pada satu pertanyaan, adakah pemimpin sekaligus negarawan yang mampu membawa perubahan ? Mahasiswa Rifa'iyah sebagai ka...

selamat terbentuknya IMR (ikatan mahasiswa rifa'iyah) cabang pekalongan

SUSUNAN KEPENGURUSAN IMR CABANG PEKALONGAN MASA KHIDMAH 201 6 - 2018 Dewan Penasihat                                               :        1.       Abdul Qoyum, S. Pd.I 2.       Ikhsanudin , S.Pd.I Ketua Cabang             : M Ri fq i Haikal, S.K om Wakil   Ketua Cabang   : Bondan T yas S amodra, S.Pd                                     : I htifazudin Abadi bowo, SE         ...