Skip to main content

Posts

Showing posts from September, 2016

Mengenal sosok ibu nyai Hajjah rohati ibunda KH Abdul Hafidz ketua umum PD Rifa'iyah Pekalongan

innalilahi wa inna ilahai Raji'un Dalam sambutan KH Faizin Abu Khumairi atas nama mewakili keluarga almarhumah mengucapkan terimakasih kepada seluruh handai taulan yang sudah berkenan hadir dalam acara pemakaman ibu nyai Hajjah rohati ini. Dan Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat yg telah membantu dari segala aspek atas kelancaran prosesi pemakaman. Atas nama Shohibul musibah minta maaf dan doa restu semoga almarhumah termasuk min ahlil Jannah serta dari pihak Keluarga bisa mengamalkan amal keshobaran atas peristiwa yang tertimpa pada saat ini. Semoga semua amal diterima di sisi Allah dan Semua dosanya diampuni oleh Allah SWT Ibu nyai Hajjah rohati merupakan sosok yang Ta'at dan tekun ibadah, hal ini terbukti anak turunanya menjadi org yg Sholeh ada yang menjadi kyai dan Bu nyai. Semoga min ahlil Khoir dan diterima oleh Allah SWT.
*MAQOLAH INDAH DALAM KITAB SAFINATUN-NAJAH*          نحن لا نملك تغییر الماضي Kita tidak bisa merubah apa yang telah terjadi             و لا رسم المستقبل .. Juga tidak bisa menggariskan masa depan          فلماذا نقتل انفسنا حسرة Lalu mengapa kita bunuh diri kita dengan penyesalan?         على شيئ لا نستطیع تغییره؟ Atas apa yg sudah tidak bisa kita rubah   الحیاه قصیرة وأهدافها كثيرة Hidup itu singkat sementara targetnya banyak              فانظر الى السحاب            و لا تنظر الى التراب .. Maka, tataplah awan dan jangan lihat ke tanah            اذا ضاقت بك الدروب              فعلیك بعلام الغیوب       و قل الحمدلله على كل شيئ Kalau merasa jalan sudah sempit, kembalilah ke Allah yg Maha Mengetahui yg gaib! ...

Syekh ahmad rifa'i : Dalil rukun islam satu menurut al qur'an hadist ijma'qiyas.

- surat annisa' 94 - Lubabun nuqul fii asbabin nuzul - tafsir jalalain juz 1 / 108-109 - hasyiyah Jamal juz 1/414 - ibnu katsir juz 1/517 - tafsir jalalain juz 1/75/85 - tafsir marahul bed juz 1/167-168 - tafsir showi juz 3/230 - tafsir showi juz 1/270 - tanwir muqobis min tafsir ibnu Abbas 63 - jami' li ahkamil qur'an juz 5/238 - tafsir baidhowi juz 1/109 - tafsir jawahir fi tafsir qur'anil 'adzim juz 3/68 - fathul Qodir juz 1/501 # dalil hadist أمرت أن أقاتل الناس حتى يشهدوا أن لا إله إلا الله إلى أن قال فإذا قالوها  عصموا مني دمائهم و أموالهم إلا بحقها و حسابهم على الله. أمرت أن أقاتل الناس حتى يقولوا لا إله إلا الله فمن قال لا إله إلا الله فقد عصم نفسه وماله. ما من أحد يشهد أن لا إله إلا الله و أن محمدا رسول الله صدقا من قلبه إلا حرم الله على النار.  أسعد الناس بشفاعتى يوم القيامة من قال لا إله إلا الله مخلصا من قلبه أو نفسه. يا رسول الله على ما ذا أقاتل الناس؟  قال قاتلهم حتى يشهدوا أن لا إله إلا الله وأن محمدا رسول الله فإذا فعلوا ذالك ف...

Sunah tarwiyah

*Puasa Sunnah Tarwiyah* ---------- Hukum puasa yang sering disebut dengan Hari Tarwiyah tersebut. Ia menjelaskan topik ini merupakan bahasan klasik yang telah banyak dikupas dalam deretan kitab hadis ataupun ulama-ulama terdahulu. Para ulama sepakat, Puasa Tarwiyah hukumnya sunah. Bahkan, sangat dianjurkan berpuasa sejak hari pertama Dzulhijjah hingga Hari Arafah, tepatnya 9 Dzulhijjah. Dalam kitab Minah al-Jalil Syarh ‘Ala Mukhtashar al-Khalil yang bermazhab Maliki  disebutkan hukum berpuasa selama sembilan hari pertama Dzulhijjah hukumnya sunah, istilah puasa tersebut dikenal dengan sebutan asyr Dzilhijjah. Penegasan yang sama disampaikan dalam kedua kitab bercorak Mazhab Syafi’i, yakni al-Majmu’ Syarah Muhadzab dan Mughni al-Muhtaj Ila Ma’rifat Ma’ani al-Fadz al-Minhaj. Hukum berpuasa Tarwiyah dan Arafah serta puasa selama sembilan hari pertama Dzulhijjah ialah sunah. Anjuran berpuasa itu tidak terbatas kepada mereka yang tidak berhaji, tetapi juga berlaku pula b...

Sifat wajib bagi rosul

Wajibe poro rasul iku papat wilangan, sidik amanah tabaligh fitonah, muhale kidzib hiyanat kitman ablah. SIFAT-SIFAT WAJIB PARA ROSUL 1. Shidhq (benar) Sesuainya khobar (informasi) dari mereka dengan kenyataan (realitas) yang ada. Ada tiga macam bentuk sidhq-nya : 1. benar dalam da’wah kerosulan (risalah) yang dibawanya 2. benar dalam dalam hokum-hukum yang mereka sampaikan dari Alloh 3. benar dalam ucapan yang berhubungan erat dengan masalah keduaniaan, misal mengatakan Zaid telah datang, aku telah makan, aku membelinya dari Umar dsb. Yangdimaksud disini adalah nomor 1 dan 2, sedang nomor 3 masuk amanah. 2. Amanah (terpercaya) Tiadanya khianat mereka untuk melakukan perbuatan haram atau makruh : Terjaganya jiwa-raga mereka dari perbuatan yang dilarang, baik haram maupun makruh. : Sesuatu yang menancap dengan kuat (dimiliki) dalam hati yang mencegah pemiliknya melakukan hal-hal yang dilarang. : Terjaga dari berbuat dosa (‘ishmah) 3. Tabligh (menyampaikan) Menyampaikan ap...
akeh kacobo wadon saiki perkoro jambul lan athi athi rumoso gelo yen ketutupan sebab tatanan rajin lan mapan ,,,,,,kareno kasebot panutan kito mekas kang banget kerono pernoto gustiku nabi naliko isro' weroh wong wadon nompo piloro digandulake karo rambute nangis tur njerit akeh sambate mengkono iku contone wadon tanpo merduli rambute katon.,.,.,.,.,
OLOK-OLOK SUFI.... terhadap mujahidin PEMBURU SURGA Rabiah al-Adawiyah, sufi perempuan pengusung mazhab cinta, pernah menggugat surga. Dia memproklamirkan diri sebagai seorang yang tidak butuh surga, yang dibutuhkan olehnya adalah PENERIMAAN SANG KEKASIH ATAS CINTANYA dan yang diharapkan olehnya adalah cinta sang kekasih kepadanya. Siapakah sang kekasih Rabiah? Sang kekasihnya adalah “Allah!” Lalu, para ulama mencoba tahu apa yang dikehendai Rabiah, menampik surga dan berharap cintanya Allah saja. Sebagian ulama husnu al-dzhan (berbaik sangka) bahwa ucapan Rabiah adalah sejenis syathahat, seorang sufi yang sedang ekstase dan mambok kepayang pada kekasihnya, Allah, sehingga melupakan dan menghapus selain-Nya. Namun, ada yang menarik... dalam kitab “al-Hikmah al-Khalidah”, karya Ibnu Miskawaih (teosuf Islam klasik setelah Rabiah). Dikatakan dalam kitab itu; “Surga adalah hijab (penghalang) yang paling besar bagi ‘arifin (para bijak bestari).” Ditanya kenapa? Ibnu Miskawaih menjawa...

jejak warga Rifa'iyah Pekalongan

JEJAK WARGA RIFAIYAH PEKALONGAN Suatu hari beberapa pemuda berkerumun asyik menghabiskan sore menunggu maghrib tiba. Mereka bercengkrama, sesekali saling ejek, juga terlihat di sela-sela jarinya terselip rokok. Tiba-tiba terdengar suara “ kletek kletek klek klek ” sontak saja mereka berhamburan melarikan diri laksana para teroris yang lagi diburu detasemen 88. Diantara mereka mampu melarikan diri, sedang beberapa pemuda terlanjur kepergok Sang Blawong. Perokok itu saking paniknya memasukkan rokok ke sakunya. Tak mungkin melempar putung rokok ke arah depan, samping, karena sudah terlanjur ada Kiai yang sangat ditakuti karena kharismanya. Sampai jelang akhir perjumpaan dengan sang Kiai pemuda tetap saja diam sambil menahan rasa panas api. Dan jeritanpun meledak saat beberapa langkah kiai meninggalkan sisa-sisa kerumunan itu. “aduuuuuhhh….” Sambil lari terbirit-birit Tentu anda akan mengira-kira siapa Sang Blawong itu? Asal jangan sampai mengusik jelang tidu...

jam'iyah rifa'iyah mau kemana?

Rifaiyah Kata Rifaiyah diambil dari lafadz akhir nama seorang Kiai di Jawa Tengah yang bernama KH. Ahmad Rifa’i. Banyak orang mafhum bahwa KH. Ahmad Rifa’i pendakwah ulung, penulis produktif, dan meninggalkan banyak murid yang kemudian menyebar menjadi cikal bakal terbentuknya Jam’iyah Rifaiyah. Kemudian kalau disebut sebagai jamaah Rifaiyah yang dimaksud adalah santri, pengikut, murid KH. Ahmad Rifai. Dan kalau disebut sebagai Jam’iyah Rifaiyah cenderung merujuk kepada organisasi kemasyarakatan yang bernama Rifa’iyah. Kita harus sadar bahwa Rifaiyah dan ormas-ormas lain mempunyai latar belakang berbeda. Sebelum ada organisasi rifaiyah telah menjadi jamaah. Jamaah ini adalah kesatuan perasaan dan nasib karena mereka adalah sesama murid yang mempertahankan ajaran-ajaran gurunya. Dan mereka secara alami telah melakukan kegiatan-kegiatan agama, pendidikan, sosial dan kebudayaan. Berbeda dengan Muhammadiyah yang ceplok lahir ke dunia dengan jabang bayi organ...

Menengok Seni Islam Dalam Batik Rifa'iyah

Menengok Seni Islam Dalam Batik Rifa'iyah . Satu dari sekian budaya warisan Indonesia yang sudah diakui oleh Salah satu Badan Organisasi Internasional di bawah naungan PBB yang mengurusi hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan, kebudayaan, sains yaitu : UNESCO (United Nation Educational, Scientific and Cultural Organization ) adalah batik.  Seni membatik punya peran penting dalam sejarah kebudayaan Indonesia, karena itu, seni ini merupakan karakter bangsa. Bahkan lebih dari itu, batik ternyata juga menjadi media dakwah bagi para ulama di Indonesia. Wujud pengaruh dakwah Islam yang begitu kuat dalam seni batik dapat ditemukan pada batik Rifa'iyah. Nama Rifa'iyah' diambil dari nama tarekat yang didirikan oleh KH Ahmad Rifa'i. Komunitas Rifaiyah muncul di Kalisalak, Kabupaten Batang, Jawa Tengah pada tahun 1850.  Batik Rafa'iyah mendapat pengaruh kuat Islam, yang ditampilkan dalam motif dan coraknya. Syaikh Ahmad Rifa'i tercatat se...