innalilahi wa inna ilahai Raji'un Dalam sambutan KH Faizin Abu Khumairi atas nama mewakili keluarga almarhumah mengucapkan terimakasih kepada seluruh handai taulan yang sudah berkenan hadir dalam acara pemakaman ibu nyai Hajjah rohati ini. Dan Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat yg telah membantu dari segala aspek atas kelancaran prosesi pemakaman. Atas nama Shohibul musibah minta maaf dan doa restu semoga almarhumah termasuk min ahlil Jannah serta dari pihak Keluarga bisa mengamalkan amal keshobaran atas peristiwa yang tertimpa pada saat ini. Semoga semua amal diterima di sisi Allah dan Semua dosanya diampuni oleh Allah SWT Ibu nyai Hajjah rohati merupakan sosok yang Ta'at dan tekun ibadah, hal ini terbukti anak turunanya menjadi org yg Sholeh ada yang menjadi kyai dan Bu nyai. Semoga min ahlil Khoir dan diterima oleh Allah SWT.
Sebuah Gentong Bersejarah
Peninggalan Hadhrotus Syaikh KH. Rois Yahya Dahlan al-Marhum.. Dulu, setiap kami -santri putri- melang2 hati belum betah maka kami tabarrukan air di sini. Bahkan, pernah ada seorang tholibat (santriwati) yang merasa masih sulit menyesuaikan diri karena ingin bebas seperti saat di rumah, tanpa ditanya lebih dahulu tiba-tiba Syaikh berkata: kalau ada santri yang masih ingin bebas dan sulit dikendalikan hawa nafsunya maka minumlah air gentong semoga Allah memberikan karunia kepadanya.
Ajaib, terkabul seketika. Setelah si santri itu meminumnya, dia terasa tenaang hati dan pikirannya. Hingga tak terasa 8 tahun sudah dia mondok di PPMU.
Khususon KH. Rois Yahya Dahlan al-Faatihah,
Peninggalan Hadhrotus Syaikh KH. Rois Yahya Dahlan al-Marhum.. Dulu, setiap kami -santri putri- melang2 hati belum betah maka kami tabarrukan air di sini. Bahkan, pernah ada seorang tholibat (santriwati) yang merasa masih sulit menyesuaikan diri karena ingin bebas seperti saat di rumah, tanpa ditanya lebih dahulu tiba-tiba Syaikh berkata: kalau ada santri yang masih ingin bebas dan sulit dikendalikan hawa nafsunya maka minumlah air gentong semoga Allah memberikan karunia kepadanya.
Ajaib, terkabul seketika. Setelah si santri itu meminumnya, dia terasa tenaang hati dan pikirannya. Hingga tak terasa 8 tahun sudah dia mondok di PPMU.
Khususon KH. Rois Yahya Dahlan al-Faatihah,


Comments
Post a Comment