Skip to main content

Posts

Mengenal sosok ibu nyai Hajjah rohati ibunda KH Abdul Hafidz ketua umum PD Rifa'iyah Pekalongan

innalilahi wa inna ilahai Raji'un Dalam sambutan KH Faizin Abu Khumairi atas nama mewakili keluarga almarhumah mengucapkan terimakasih kepada seluruh handai taulan yang sudah berkenan hadir dalam acara pemakaman ibu nyai Hajjah rohati ini. Dan Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat yg telah membantu dari segala aspek atas kelancaran prosesi pemakaman. Atas nama Shohibul musibah minta maaf dan doa restu semoga almarhumah termasuk min ahlil Jannah serta dari pihak Keluarga bisa mengamalkan amal keshobaran atas peristiwa yang tertimpa pada saat ini. Semoga semua amal diterima di sisi Allah dan Semua dosanya diampuni oleh Allah SWT Ibu nyai Hajjah rohati merupakan sosok yang Ta'at dan tekun ibadah, hal ini terbukti anak turunanya menjadi org yg Sholeh ada yang menjadi kyai dan Bu nyai. Semoga min ahlil Khoir dan diterima oleh Allah SWT.

Gentong keramat

Sebuah Gentong Bersejarah Peninggalan Hadhrotus Syaikh KH. Rois Yahya Dahlan al-Marhum.. Dulu, setiap kami -santri putri- melang2 hati belum betah maka kami tabarrukan air di sini. Bahkan, pernah ada seorang tholibat (santriwati) yang merasa masih sulit menyesuaikan diri karena ingin bebas seperti saat di rumah, tanpa  ditanya lebih dahulu tiba-tiba Syaikh berkata: kalau ada santri yang masih ingin bebas dan sulit dikendalikan hawa nafsunya maka minumlah air gentong semoga Allah memberikan karunia kepadanya. Ajaib, terkabul seketika. Setelah si santri itu meminumnya, dia terasa tenaang hati dan pikirannya. Hingga tak terasa 8 tahun sudah dia mondok di PPMU. Khususon KH. Rois Yahya Dahlan al-Faatihah,

Puisi kiai desa

KYAI DESA Karya : Kang Ijonk 1. Tanpa sadar ? Aku berada di zaman yang penuh dengan gemerlapan Tanpa sadar ... !!! Aku berada dalam masa dimana aku akan besar dengan teknologi serba modern. Teknologi serba mudah, serba ada... Apa ini miniatur surga? Otakpun berputar seakan berbagai keinginan dunia ingin kuraih dan kugenggam dalam tanganku. Seakan semuanya mudah... Apa ini miniatur surga? Aku mau jadi apa? Presiden, maling, atau jadi pak ustadz, jadi kyai biar masuk surga Enak saja mau masuk surga.. Surgane mbahmu.... !!!! 2. Hari ini ... Saya berdiri di atas bumi,, dimana kita sedang menikmati karya sang pejuang ... Sang pejuang bangsa, sang pejuang islam di tanah jawa. Iya tanah jawa... Dia...!!! Dia sang lentera kegelapan, memerangi kemunafikan, memerangi semua hal yang dibencinya . Dengan PENA TAJAM , dengan keberaniannya dia mengusir penjajah, melawan tindakan dan menolak semua ajakan belanda yang menuju pada kekufuran, pada kesyirikan.... Hingga suatu saat, dia ...

Kita bukan Rifa'iyah?

oleh : Ahmad Saifullah Ahsa Memperingati Khaul KH. Ahmad Rifa’i yang ke 147 Kita telah memperingati beberapa kali haul KH. Ahmad Rifa’i yang diselenggarakan di beberapa tempat di Pekalongan. Salah satu fungsi peringatan haul adalah mengingat kembali suri tauladan beliau. Tidak hanya diingat, tetapi bisa menjadi pijakan kerangka berfikir untuk pedoman kita melangkah; bisa juga menjadi kaca bercermin bagi generasi sekarang yang serba kecukupan tetapi perjungannya kehilangan arah dan peluh tak bertenaga. Kata Rifaiyah membawa makna bahwa kita semua, murid-muridnya adalah pengikut setia KH. Ahmad Rifai yang otomatis adalah peneladan beliau. Tetapi pada kenyataannya kita bukan peneladan. Sedikit gambaran keteladanan beliau kita gambarkan dalam tulisan ini. Itu semua ternyata belum satupun yang melekat dalam diri kita. Maka perlu dipertanyakan, apakah kita benar-benar Rifaiyah, atau sekedar berkedok Rifaiyah. Bagi sebagian warga Rifa’iyah, KH. Ahmad Rifa’i sebagai guru pencerah di t...

Kepribadian Warga Rifa'iyah Part 3.

13. Menurut kepribadian warga RIFA'IYAH dalam membacakan talqin, menggunakan kitab minwaril himmah karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i. 14. Setelah itu mengadakan selamatan satu hari sampai 7 hari, 40 hari, 100 hari, 350 hari, haul, 1000 hari dengan membaca kitab tarajumah sekoras atau setengah koras, yasinan, tahlil, pahalanya diniatkan untuk mayit. Hal ini berdasarkan fatwa syekh ahmad rifa'i yg tertera dalam kitab abyanal hawaij jilid 4.korasan 55. 15. Mengadakan ziarah qubur. ( lihat kitab adabuz ziarah karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i) 16. Apabila mempunyai hajat, memohon langsung pada Allah atau bertawassul pada nabi dan rasul, sahabat, tabi'in, waliyullah, orang sholeh. 17. Melakukan istighosah 18. Mengharapkan barakah 19. Mengadakan isra mi'raj dan membacakan kitab arjo karangan hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i. 20. Mengadakan maulid nabi dg membacakan kitab2 maulid 21. Silaturrohim dan Halal Bi halal 22 . memberikan sebagian h...

Kepribadian Warga Rifa'iyah Part 2.

5. Setelah selesai sholat, peringatan hari besar islam, tahlilan, manaqiban, selesai talqin mayit, dsb senantiasa membaca syahadat sak maknane sampai i'lam weruho siro (tertera dalam kitab takhyiroh mukhtashor) 6. Didalam Majlis ta'lim, mereka menggunakan kitab tarajumah (karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i) sebagai rujukan utama, jika didalam suatu hal tidak ditemukan, maka rujukan nya kitab2 lain yg berhaluan ahlussunnah Wal jamaah. 7.setelah adzan, warga RIFA'IYAH membaca pujian pujian sambil menunggu datangnya imam sholat. Pujian tersebut diambil dari syi'iran syi'iran karya hadratusysyaikh haji ahmad rifa'i. 8. Setelah selesai solat maghrib, isya', subuh diadakan pengajian anak-anak atau orang dewasa. Adakalanya bandungan, sorogan, sorahan, atau hafalan syarat rukun. 9. Bagi anak2 diharuskan hafal mulai tanbihun pertama sampai kedua, bagi orang dewasa, hafal dan faham sampai tanbihun ketiga. (teksnya lihat di kitab ri'ayah himmah awal)...

Kepribadian Warga Rifa'iyah Part 1.

Kepribadian warga RIFA'IYAH Identitas atau kepribadian warga santri Rifa'iyah adalah kepribadian islami, bersumber pada Al qur'an hadis ijma' qiyas, atau kepribadian yang dianut oleh para pengikut ahlussunnah Wal jamaah, diantaranya : 1. Membiasakan menutup aurat bagi kaum laki-laki dan perempuan sejak masih kanak kanak sampai dewasa dst dengan kebiasaan : Bagi laki-laki diharuskan berpakaian yg menutup aurat minimal mulai dari pusat perut sampai kedua lututnya. Dan para anak perempuan diharuskan berpakaian yg menutup seluruh anggota tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan dengan membiasakan memakai kain panjang dan kerudung. Perintah untuk membiasakan hal semacam itu dimaksudkan adalah mendidik kepada anak agar dikemudian hari menjadi orang yang ta'at dalam agama (menutup aurat) buka surat an nur ayat 31. Selain itu bertujuan melestarikan kebudayaan Jawa yang diwariskan oleh nenek moyangnya yg mukmin muslim itu. 2. Setiap menyelenggarakan pengajian, pe...

Pengajian ponan Wonosobo

.بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله Jam'iyyah RIFA'IYAH Wonosobo. 16 Agustus 2016 Pengajian Selasa Pon berjalan lancar dan sukses atas Ridha Allah dan berkat doa dari seluruh umat Islam diseluruh dunia, sehingga  syiar Islam tetap berkibar di seluruh dunia Diawali dengan bacaan Tahlil, kemudian sambutan dari shohibul bait  oleh Ayahanda Kiai Aman Makmur Syuhada, kemudian Pimpinan Daerah RIFA'IYAH kabupaten Wonosobo oleh KH. Jasroni Ahmad, dan Bapak Camat Kertek Bapak Bandrio. Kemudian dilanjutkan dengan melanjutkan lagu Indonesia Raya, serta Himne RIFA'IYAH Setelah Kalam Ilahi dan bacaan kitab Khusnul Mitholab oleh KH Asnal Matholib acara dilanjutkan dengan inti pengajian oleh Kyai Abdul Mutholib " Sebenarnya negeri ini adalah surga dunia, dimana negeri ini memiliki kekayaan alam yang sangat banyak, namun kita semua terlena, hingga kita kurang bersyukur. Kita masih sibuk berdoa agar dimudahkan rezeki,padahal didepan kita banyak mineral bumi yang sangat me...