innalilahi wa inna ilahai Raji'un Dalam sambutan KH Faizin Abu Khumairi atas nama mewakili keluarga almarhumah mengucapkan terimakasih kepada seluruh handai taulan yang sudah berkenan hadir dalam acara pemakaman ibu nyai Hajjah rohati ini. Dan Terimakasih juga kepada seluruh masyarakat yg telah membantu dari segala aspek atas kelancaran prosesi pemakaman. Atas nama Shohibul musibah minta maaf dan doa restu semoga almarhumah termasuk min ahlil Jannah serta dari pihak Keluarga bisa mengamalkan amal keshobaran atas peristiwa yang tertimpa pada saat ini. Semoga semua amal diterima di sisi Allah dan Semua dosanya diampuni oleh Allah SWT Ibu nyai Hajjah rohati merupakan sosok yang Ta'at dan tekun ibadah, hal ini terbukti anak turunanya menjadi org yg Sholeh ada yang menjadi kyai dan Bu nyai. Semoga min ahlil Khoir dan diterima oleh Allah SWT.
JAM'IYAH RIFA'IYAH WONOSOBO.
WONOSOBO. Rifaiyah Wonosobo patut berbangga diri, karena di samping memiliki aset peninggalan Syekh Ahmad Rifai, seperti Lemari, Mud ( penakar beras zakat ) dll, di wonosobo juga menjadi salah satu tempat ziarah yang rutin di ziarahi pada tanggal 16 Syawal.
Satu lagi, rifaiyah Wonosobo, mempunyai Pengajian Selapanan Selasa Pon, yang di akui khalayak Wonosobo menjadi Pengajian TERBESAR di Wonosobo,
pengajian rutin tiap selasa pon selalu ramai di kunjungi jamaah rifaiyah, bahkan kalangan Nahdhiyin pun banyak yang ikut mengunjungi pengajian selasa pon secara rutin.
Pengajian itu sifatnya di gilir oleh ranting ranting yang ada di wilayah Wonosobo, tak kurang dari 50 ranting mengambil bagian untuk mengusung pengajian tersebut.
Pada perhelatan 16 Agustus ini, pengajian sudah memasuki periode ke 256, purata setiap tahun di gelar sembilan kali pengajian, maka pengajian selasa pon sudah berumur kurang lebih 28 tahun.
Adapun tokoh pendiri pengajian selasa pon tersebut hingga kini masih aktif mengikuti jalannya pengajian..
Menurut para beliau, suka duka Pimpinan Daerah pun sudah mereka rasakan, seiring dengan pergantian Pimpinan Daerah dan lain lain, namun semangat jamaah tak pernah kendur, hingga tahun ini jamaah yang hadir tak kurang dari 10 ribu pengunjung,
Panitia Ranting yang menjadi tuan rumah pun, menyediakan segala penyambutan ala kadarnya,
meski demikian pelaksanaan pengajian pun masih banyak kekurangan di sana sini, dan Pimpinan Daerah pun sibuk berbenah dan memperbaiki setahap demi setahap.
Mubaligh dari berbagai kalangan pun menjadi warna tersendiri, diantaranya.
Dari kalangan Rifaiyah, KH. Rois Yahya Dahlan ( alm ), KH. Syadhirin Ami ( alm ), Ustadz Rosihin Abdullah ( alm ), Gus Zuhurul Fuqohak, KH. Nurudin Zen, KH. Dimyati Mashuri, KH Mahfudz Isrofi, Gus Izzudin, KH. Zainal Hafidzin, KH. MUHLISIN, dll.
Diluar kalangan Rifaiyah, K. Abdul Muthalib, KH. Zuhrul Anam, KH. Anwar Zahid, K.H ma'ruf dll.
Dari kalangan Habaib. Habib Reza Al Hamdi, Habib Umar Muthohar, habib Novel Al Aydrus dll.
Kini setelah melewati masa yang cukup lama, inysaa Allah, pertama kalinya LAGU KEBANGSAAN '' INDONESIA RAYA '' akan di nyanyikan di perhelatan akbar pengajian selasa pon, pada tanggal 16 Agustus 2016 / 13 Dzul qo'dah 1437 H, bertepatan hari kemerdekaan Republik Indonesia di Pangkid, Sumberdalem, Kertek, Wonosobo.
Ada hal lain yang tak kalah menarik dari perhelatan akbar ini, yaitu minat para pedagang yang menjadikan perhelatan ini menjadi pasar dadakan untuk menambah warna tersendiri..
Harapan kami, semoga Pimpinan Daerah Rifaiyah Wonosobo semakin memperbaiki kekurangan dan mempertahankan pengajian ini, secara estafet..
Pangkid, 7 Agustus 2016. ( Ahmad Hani Bin Muhddhori)
WONOSOBO. Rifaiyah Wonosobo patut berbangga diri, karena di samping memiliki aset peninggalan Syekh Ahmad Rifai, seperti Lemari, Mud ( penakar beras zakat ) dll, di wonosobo juga menjadi salah satu tempat ziarah yang rutin di ziarahi pada tanggal 16 Syawal.
Satu lagi, rifaiyah Wonosobo, mempunyai Pengajian Selapanan Selasa Pon, yang di akui khalayak Wonosobo menjadi Pengajian TERBESAR di Wonosobo,
pengajian rutin tiap selasa pon selalu ramai di kunjungi jamaah rifaiyah, bahkan kalangan Nahdhiyin pun banyak yang ikut mengunjungi pengajian selasa pon secara rutin.
Pengajian itu sifatnya di gilir oleh ranting ranting yang ada di wilayah Wonosobo, tak kurang dari 50 ranting mengambil bagian untuk mengusung pengajian tersebut.
Pada perhelatan 16 Agustus ini, pengajian sudah memasuki periode ke 256, purata setiap tahun di gelar sembilan kali pengajian, maka pengajian selasa pon sudah berumur kurang lebih 28 tahun.
Adapun tokoh pendiri pengajian selasa pon tersebut hingga kini masih aktif mengikuti jalannya pengajian..
Menurut para beliau, suka duka Pimpinan Daerah pun sudah mereka rasakan, seiring dengan pergantian Pimpinan Daerah dan lain lain, namun semangat jamaah tak pernah kendur, hingga tahun ini jamaah yang hadir tak kurang dari 10 ribu pengunjung,
Panitia Ranting yang menjadi tuan rumah pun, menyediakan segala penyambutan ala kadarnya,
meski demikian pelaksanaan pengajian pun masih banyak kekurangan di sana sini, dan Pimpinan Daerah pun sibuk berbenah dan memperbaiki setahap demi setahap.
Mubaligh dari berbagai kalangan pun menjadi warna tersendiri, diantaranya.
Dari kalangan Rifaiyah, KH. Rois Yahya Dahlan ( alm ), KH. Syadhirin Ami ( alm ), Ustadz Rosihin Abdullah ( alm ), Gus Zuhurul Fuqohak, KH. Nurudin Zen, KH. Dimyati Mashuri, KH Mahfudz Isrofi, Gus Izzudin, KH. Zainal Hafidzin, KH. MUHLISIN, dll.
Diluar kalangan Rifaiyah, K. Abdul Muthalib, KH. Zuhrul Anam, KH. Anwar Zahid, K.H ma'ruf dll.
Dari kalangan Habaib. Habib Reza Al Hamdi, Habib Umar Muthohar, habib Novel Al Aydrus dll.
Kini setelah melewati masa yang cukup lama, inysaa Allah, pertama kalinya LAGU KEBANGSAAN '' INDONESIA RAYA '' akan di nyanyikan di perhelatan akbar pengajian selasa pon, pada tanggal 16 Agustus 2016 / 13 Dzul qo'dah 1437 H, bertepatan hari kemerdekaan Republik Indonesia di Pangkid, Sumberdalem, Kertek, Wonosobo.
Ada hal lain yang tak kalah menarik dari perhelatan akbar ini, yaitu minat para pedagang yang menjadikan perhelatan ini menjadi pasar dadakan untuk menambah warna tersendiri..
Harapan kami, semoga Pimpinan Daerah Rifaiyah Wonosobo semakin memperbaiki kekurangan dan mempertahankan pengajian ini, secara estafet..
Pangkid, 7 Agustus 2016. ( Ahmad Hani Bin Muhddhori)

Comments
Post a Comment